Friday, 18 July 2014

Situs-situs Independen yang Lakukan "Real Count" Jadi Pengawal Rekap KPU

Situs-situs Independen yang Lakukan "Real Count" Jadi Pengawal Rekap KPU

kawalpemilu.org www.kawalpemilu.org

JAKARTA
— Pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Ade Armando, menilai munculnya situs-situs yang turut melakukan pemantauan dan penghitungan rekapitulasi suara dalam Pemilu Presiden 2014 menunjukkan tingginya perhatian publik atas pesta demokrasi lima tahunan ini. Salah satunya, laman www.kawalpemilu.org .

Menurut Ade, partisipasi publik ini juga memperlihatkan bahwa masyarakat menginginkan pemilu yang bersih, tanpa kecurangan. Inisiatif ini, menurut dia, bagian dari mengawal demokrasi.

“Itu dahsyat sekali, masyarakat sipil bergerak. Mereka melakukan perhitungan. Itu volunteer, tidak dibiayai siapa pun, tidak berafiliasi oleh partai mana pun,” kata Ade dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (16/7/2014).

Situs-situs yang mengandalkan para relawan itu membuka pintu bagi siapa saja yang ingin terlibat sehingga melibatkan mereka yang merupakan bagian dari relawan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Hasil rekapitulasi oleh situs seperti kawalpemilu.org, kata Ade, juga bisa menjadi pembanding atas perhitungan resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena data yang digunakan berasal dari scan C1 yang diunggah ke situs KPU. Ia berharap partisipasi publik melalui situs-situs seperti ini akan membuat KPU terpacu dan tidak memberikan peluang untuk "main mata".

“Saya duga kawal pemilu itu bisa lebih cepat mengeluarkan hasil pemilu tahun ini. Karena sekarang sudah 93 persen. Sekarang begini, masing-masing dari mereka melakukan real count, orang kan jadi tidak percaya. Kawal pemilu ini mudah-mudahan bisa menjadi pembanding bagi KPU sehingga KPU tidak bisa main-main dengan hasil pemilu,” kata Ade.

Di situs kawalpemilu.org dinyatakan bahwa data yang dimasukkan berasal dari scan form C1 yang dipublikasi oleh KPU dan didigitalisasi dengan bantuan relawan netizen yang independen. Data tabulasi DA1 berasal dari http://rekapda1.herokuapp.com/ dan tersedia sampai level kabupaten.

sumber : kompas.com

Puskaptis dan JSI Menolak Diaudit, Ini Komentar "TV One"


Puskaptis dan JSI Menolak Diaudit, Ini Komentar "TV One"


Hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2014 dari berbagai lembaga


JAKARTA
— Wakil Pemimpin Redaksi TV One Totok Suryanto mengatakan, pihaknya mempunyai alasan mengapa memilih menayangkan hasil hitung cepat alias quick count dari lembaga Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) dan Jaringan Suara Indonesia (JSI) pada Pilpres 9 Juli lalu. Dua lembaga survei itu, kata Totok, dipilih tidak secara sembarangan dan asal-asalan. "Sudah ada dasar kebijakannya, yakni lembaga survei itu sudah terdaftar di Komisi Pemilihan Umum. Logikanya kan standar. Apakah benar lembaga yang menawarkan diri itu terdaftar atau tidak. Kalau sudah terdaftar, berarti kita bisa menyimpulkan mereka punya kapasitas atau tidak," kata Totok saat dihubungi, Kamis (17/7/2014).
Hal tersebut disampaikan Totok menanggapi sikap Puskaptis dan JSI yang menolak diaudit oleh organisasi yang menaunginya, yakni Perhimpunan Survei dan Opini Publik (Persepi).
Menurut Totok, karena berada di bawah organisasi itu pula, Puskaptis dan JSI dipilih. "Sejak awal, kita tahu bahwa lembaga mereka bernaung di bawah organisasi. Makanya, TV One menggunakan jasa mereka. Tapi, kalau sekarang mereka menolak diaudit, ya balik lagi ke tempat organisasi tempat bernaung itu," ujarnya.
"Kalau kita sudah memutuskan untuk menggunakan lembaga survei, pasti kita percaya mereka karena harus terdaftar di KPU dan punya organisasi," tambahnya.
Sebelumnya, Persepi mengeluarkan Puskaptis dan JSI dari daftar anggotanya. Keduanya dinilai melanggar kode etik karena tidak punya iktikad baik untuk mempertanggungjawabkan kegiatan ilmiah dalam penyelenggaraan hitung cepat Pemilu Presiden 2014.
Keduanya mengklaim telah melakukan hitung cepat pada Pilpres 9 Juli lalu dengan hasil pasangan Prabowo-Hatta unggul. Namun, Puskaptis menolak diaudit. Adapun JSI hadir dalam proses audit, tetapi hanya mengantarkan surat pengunduran diri dari keanggotaan Persepi.
Hasil hitung cepat kedua lembaga itu dan dua lembaga survei lainnya yang menjadi dasar kubu Prabowo-Hatta mendeklarasikan sebagai pemenang Pilpres 2014.

sumber : kompas.com

Timses Jokowi-JK datangi KPU laporkan dana kampanye

Timses Jokowi-JK datangi KPU laporkan dana kampanye


Timses Jokowi-JK datangi KPU laporkan dana kampanye
Tim Jokowi-JK laporkan dana kampanye ke KPU.


Merdeka.com - Tim sukses (timses) pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla mendatangi Gedung KPU, Jakarta, guna melaporkan penerimaan dan penggunaan dana kampanye calon presiden dan wakil presiden tahun 2014.

Laporan tersebut diserahkan oleh Sekretaris I Tim Pemenangan Jokowi-JK, Akbar Faizal yang datang bersama beberapa anggota tim sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (18/7). Laporan tersebut berisi penerimaan dan pengeluaran tahap akhir.

"Dana kampanye pasangan Jokowi-JK sebesar Rp 312.376.119.823. Total dana terpakai Rp 311.899.377.825. Sisa dana kampanye (di bank) Rp 476.741.998," kata Akbar di Gedung KPU, Jakarta.

Selain menyerahkan rincian dana kampanye, Timses Jokowi-JK juga menyertakan tiga boks besar berkas data pendukung. "Berkas data pendukungnya, hari ini juga," kata Akbar.

Akbar merinci, dana kampanye didapat dari berbagai sumber, yakni sumbangan dari capres-cawapres sebesar Rp 206.531.657.775. Dari pihak lain, yakni masyarakat yang memberikan sumbangan sebesar Rp 105.844.462.048, perusahaan sebesar Rp 63,1 miliar, perorangan Rp 42.744.462.048.

"Total perorangan hampir 60.000 orang, sekitar 59.000," imbuh Akbar.

Akbar mengatakan, dana kampanye paling besar digunakan untuk biaya iklan yakni mencapai Rp 151,28 miliar.

Pengeluaran dana kampanye terbesar Prabowo-Hatta untuk media

Pengeluaran dana kampanye terbesar Prabowo-Hatta untuk media

Pengeluaran dana kampanye terbesar Prabowo-Hatta untuk media
Tim Prabowo-Hatta laporkan dana kampanye ke KPU.



Jakarta -
Setelah Tim Jokowi-JK, Tim Pemenangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa juga mendatangi Gedung KPU guna melaporkan penerimaan dan penggunaan dana kampanye calon presiden dan wakil presiden tahun 2014.

Laporan tersebut diserahkan oleh Bendahara Umum Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, Thomas Djiwandono yang datang bersama beberapa anggota tim sekitar pukul 15.00 WIB,Jumat (18/7). Laporan tersebut berisi penerimaan dan pengeluaran tahap akhir setelah sebelumnya laporan tahap kedua diserahkan pada tanggal 5 Juli lalu.

"Terhitung sejak tanggal 3 Juni-18 Juli 2014, total penerimaan sebesar Rp 166.559.466.941. Total pengeluaran sebesar Rp 166.557.825.711 dan menyisakan saldo bank sebesar Rp 1.641.229," kata Thomas di Gedung KPU, Jakarta.

Penerimaan sumbangan dana kampanye Prabowo-Hatta berasal dari sumbangan partai sebesar Rp 101,7 miliar, dari pasangan capres-cawapres sebesar Rp 5 miliar, badan usaha sebesar Rp 56,6 miliar, sumbangan kelompok sebesar Rp 1 miliar, dan sumbangan perorangan sebesar Rp 2,1 miliar.

Menurut Thomas, pengeluaran terbesar dana kampanye adalah untuk keperluan media massa, yakni sebesar Rp 88,2 miliar. Pengeluaran lainnya adalah untuk atribut sebesar Rp 13,1 miliar, rapat umum sebesar Rp 3,9 miliar, pertemuan tatap muka sebesar Rp 3,7 miliar, dan kegiatan lainnya sebesar Rp 57,5 miliar.

"Komposisi penerimaan dan pengeluaran dana kampanye Prabowo-Hatta antara lain uang sebesar Rp 58,8 miliar, barang sebesar Rp 12,5 miliar, dan jasa sebesar Rp 95,2 miliar" tutup Thomas.

Jakarta terpilih jadi tuan rumah Asian Games 2018


Jakarta terpilih jadi tuan rumah Asian Games 2018Jakarta - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membatalkan kunjungannya ke markas Komite Olimpiade Asia di Kuwait untuk melakukan penandatanganan dukungan di Asian Games 2018. Ahok batak ke Kuwait setelah Jakarta ditunjuk untuk menjadi tuan rumah pada Asian Games 2018 tersebut.


SEA Games Myanmar.

"Enggak jadi ke Kuwait aku. Aku kan orangnya males ke luar negeri," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta, Jumat (18/7).

Ahok meminta izin kepada pihak Komite Olimpiade untuk melakukan penandatanganan di Jakarta. Menurut Ahok, tandatangan tersebut hanya bagian dari dukungan untuk penyelenggaraan Asian Games.

"Aku minta tandatangannya di sini saja. Jadi enggak perlu kesana. Kata mereka boleh kok. Itu kan sebagai bentuk dukungan saja," kata dia.

Sebelumnya, Ahok berencana mengunjungi markas Komite Olimpiade Asia yang berada di Kuwait untuk melakukan bidding tuan rumah Asian Games 2018. Akhirnya Jakarta telah terpilih menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Pertanda Remaja Anda Mengonsumsi Alkohol

Pertanda Remaja Anda Mengonsumsi Alkohol

Kenali sejak dini untuk menghindarkan mereka dari ketergantungan.

Ilustrasi (Foto; shutterstock)
Ilustrasi.
Suara.com - Mengonsumsi alkohol dalam dosis tertentu disebut bagus untuk kesehatan. Tetapi memang disarankan untuk menghindari minuman beralkohol apalagi bagi mereka yang masih berusia muda, karena sekali mengenal alkohol akan dulit untuk memutus ketergantungannya.
Lalu bagaimana menghindarkan remaja dari minuman beralkohol yang kini penyebarannya makin meluas. Satu yan penting adalah memberikan contoh, dengan tidak mengonsumsi alkohol di depan putra-putri Anda. Sedang di laur sana, mungkin akan lebih sulit. Tapi  ‘American Academy of Family Physicians’ beberapa waktu lalu merilis tanda-tanda remaja yang sudah mengenal alkohol.
Berikut tanda-tanda itu:
1. Aroma alkohol menguar dari mulut, tubuh maupun pakaiannya.
2. Menunjukkan perubahan seperti perubahan mood, menjadi tidak bersemangat , perubahan perilkau dan lebih jauh seperti kehilangan nilai-nilai.
3. Kehilangan minat untuk ke sekolah maupun aktifitas lainnya seperti jalan-jalan ataupun olah raga.
4. Mendadak jadi pendiam atau menarik diri dari keluarga, lingkungan atau teman-temannya. Ia juga bisa terlihat tertekan atau sering hilang konsentrasi.
5. Sering nongkrong dengan kelompok barunya, khususnya jika ABG anda sebelumnya jarang bertemu dengan mereka.
6. Yang terakhir, jika persediaan minuman alkohol di rumah Anda menyusut dengan cepat ini layak dijadikan alasan bagi Anda untuk menguatkan kecurigaan Anda.

Mengasah Kreativitas di “Kota Seni Suropati”

Mengasah Kreativitas di “Kota Seni Suropati”

Di sini, mereka berkegiatan seni baik musik, sastra maupun seni rupa.

Kegiatan "Komunitas Seni Taman Suropati" (Foto: Dok. Kota Seni Suropati)
Kegiatan "Komunitas Seni Taman Suropati"

Jakarta - Setiap akhir pekan, Taman Suropati di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat tak pernah sepi. Hampir setiap hari Sabtu dan Minggu puluhan anggota sebuah komunitas memanfaatkan kerindangan taman yang dibangun sejak tahun 1930an ini untuk menggelar berbagai kegiatan.
Dan ketika menyambangi Taman Suropati, Minggu (13/7/2014) sejumlah anak tampak bersiap untuk berlatih musik. Di tangan mereka ada biola, chello, gitar dan perkusi. Sayang hujan yang mengguyur kota Jakarta sejak siang, membuat aktifitas mingguan mereka tertunda.
“Komunitas Seni Taman Suropati” demikian nama komunitas itu. Tapi mereka lebih sering menyebut dirinya sebagai Kota Seni Suropati. Komunitas yang berdiri sejak Februari 2008 itu kini menjadi wadah bagi hampir 70 orang yang tertarik pada dunia seni.
“Komunitas ini adalah tempat berkumpulnya para pecinta seni. Siapapun yang memiliki hobi dan tertarik pada seni bisa bergabung dengan komunitas ini,” ujar Fanny Tsalasa, Ketua Kota Seni Suropati.
Kota Seni Suropati, menurut Fanny, memiliki tiga divisi yakni divisi seni sastra, divisi seni rupa dan divisi musik. Sejumlah kegiatan rutin biasa digelar di taman yang asri itu pada Sabtu malam dan Minggu sore. Sabtu malam, biasanya dimanfaatkan divisi seni rupa.
“Mereka melukis bersama-sama, atau membuat kerajinan. Sedangkan untuk Minggu sore, giliran divisi sastra dan musik yang berkegiatan,” tambah Fanny.
Para pencinta sastra, biasanya menggelar diskusi sastra atau bersama-sama membuat konsep teater. Sedangkan divisi musik biasa menggelar latihan musik bersama di Taman Suropati.
Tapi fokus kegiatan “Kota Seni Suropati” tak hanya wadah untuk kumpul-kumpul, “Kota Seni Suropati” juga berbagi ilmu. Mereka yang ingin bergabung tinggal datang dengan membawa alat musik masing-masing dan mendaftar. Untuk ini, tak dipungut biaya.
Sedangkan untuk mereka yang ingin lebih serius dan ingin mengikuti kegiatan belajar mengajarnya, dipungut iuran sebesar Rp 150.000 per bulan.  “Tapi sifatnya tidak wajib, karena ini berbentuk subsidi  silang. Jadi yang kurang beruntung dan yang berlebih bisa saling bantu,” lanjutnya.
Biasanya, alat musik yang digunakan untuk berlatih, kata Fanny ialah biola, chello, gitar, perkusi, kegiatan gabungan lainnya seperti orkestra atau band. Meski bersifat informal, Fanny menjamin para pengajar cukup kompeten untuk mengajar. Dan lebih pentting mereka memiliki kepedulian pada kegiatan ini.
Selain kegiatan rutin mingguan, “Kota Seni Suropati” juga menggelar kegiatan besar setiap tiga bulan sekali. Divisi musik akan menggelar pertunjukan konser musik, sedangkan divisi seni rupa mengadakan pameran, dan divisi sastra menampilkan musikalisasi puisi atau pertunjukan teater.
Semua kegiatan apresiasi ini juga digelar di Taman Suropati.
“Karena kami berproses di ruang publik dan kami kembalikan lagi untuk publik,” ujar Fann.